BATIUUD KORAMIL 06/GUGUK KODIM 0306/50 KOTA MENGHADIRI ACARA PERPISAHAN MURID MTSN PADANG JOPANG

Pada hari ini jum’at tgl  19 mei 2017 pukul 09.0 di jorong padang jopang Nagari VII Koto Talago Bati Tuud Pelda Idel Putra mewakili Danramil Koramil 06/Guguk  menghadiri undangan di MTSN padang jopang dalam rangka acara perpisahan kelas IX MTSN Padang Japang,yg dihadiri kepala Kemenag kabupaten 50 kota, camat Guguk beserta wali nagari sekecamatan Guguk dan wali murid MTSN Padang Japang.  Kegiatan berlangsung sangat meriah dengan adanya penampilan seni dari para murid.

KOMANDAN KORAMIL 08/AKABILURU KAPTEN INF KUSMIANTO MENGHADIRI RAPAT PENILAIAN KOPETENSI DI KECAMATAN PAYAKUMBUH

Komandan Koramil 08/Akabiluru Kapten Inf Kusmianto menghadiri acara rapat dalam rangka penilaian kopetensi kecamatan payakumbuh dihadiri Muspika dan wali nagari sekecamatan Payakumbuh yang bertempat di kecamatan  Payakumbuh. Dalam acara rapat tersebut Komandan Koramil 08/Akabiluru menyampaikan saran saran pentingnya kerja sama antara Muspika untuk meningkatkan kopetensi kecamatan payakumbuh sehingga dalam penilaian mendapat hasil yang sempurna.

BATI TUUD DAN BABINSA KORAMIL 06/GUGUK MENDAMPINGI WAKIL KETUA DPRD KAB.50 KOTA MEMBERIKAN BANTUAN DANA PENDIDIKAN DAN AKSES JALAN DI KEC. MUNGKA

Pada hari Minggu tanggal 07-05-2017 pukul 09.00 wib sampai 16.00 bertempat di Jorong Koto Tinggi Kubang Balambak nagari Simpang Kapuk kecamatan Mungka kabupaten 50 Kota Bati Tuud Ramil 06/Guguk Pelda Idel Putra dan Babinsa Ramil 06/Guguk Koptu Enzori Adendi mendampingi wakil ketua DPRD Kab.50/Kota Bapak Deni Asra , Kepala UPT Pendidikan dan Wali Nagari Simpang Kapuk dalam rangka memberikan bantuan dana pendidikan dan bantuan akses jalan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten 50 kota.

DANRAMIL 08 KAPTEN INF KUSMIANTO MENDAMPINGI BUPATI 50 KOTA DALAM KEGIATAN PELEAPSAN BIBIT IKAN DI LUBUAK LARANGAN SUNGAI BATANG SINAMAR

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi beserta seluruh jajaran SKPD dan unsur Muspida Kabupaten Lima Puluh Kota melepaskan benih ikan dan membuat lubuk ikan larangan di sungai Batang Sinamar, sebanyak lebih kurang 1200 ekor anak ikan di lepaskan secara serentak oleh Bupati beserta jajaran SKPD dan seluruh unsur muspida.

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi mengapresiasi masyarakat dari dua nagari yang bertangga itu dalam mengelola lubuak larangan tersebut. “Saya bangga dan merasa gembira dengan pemerintah nagari beserta masyarakat Taeh Bukik dan Koto Tangah Simalanggang yang bisa bersanding untuk memajukan daerah dan perekonomian dalam wadah Pokmaswas Tarok Kasiak,” ungkap Irfendi dalam arahannya ketika meresmikan kawasan konservasi ikan dan penyebaran benih ikan perdana di kawasan Lubuk Larangan Tarok Kosiak.

Diakui Irfendi, selama ini jarang terjadi masyarakat dari dua nagari mengelola satu lubuk ikan larangan. Namun, masyarakat Pogang dan Tambun Ijuak justru bisa bersatu padu mengelolanya sekaligus melaksanakan konservasi dan melestarikan ikan di Batang Sinamar. “Masyarakat Pogang dan Tambun Ijuak benar-benar hebat. Kita berharap kerjasama dua nagari seperti ini juga dilakukan pada bentuk kegiatan pembangunan lainnya. Hal ini perlu dikembangkan,” tutur Irfendi.

Agar kerjasama berjalan mulus, Irfendi berharap semua pihak yang terlibat senantiasa berkomunikasi dan menerapkan keterbukaan. Setiap permasalahan hendaknya diselesaikan secara musyawarah dan mufakat. Kerjasama seperti ini sangat bagus untuk dikembangkan. Kita berharap ini menjadi contoh bagi masyarakat lain. Saya yakin lubauk ikan larangan ini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lima Puluh Kota diawakili Kabid PSDP Nelti Hafni dalam laporannya menyebut, ikan yang ditebar dalam lubuak larangan itu antara lain jenis Mas dan Gariang dengan masing-masingnya sebanyak 6 ribu ekor. Selain bibit ikan, Dinas Perikanan juga membantu pakan ikan (pelet) sebanyak 800 kilo gram.

KORAMIL 07/KAPUR IX MELAKSANAKAN PANEN PADI BERSAMA KELOMPOK TANI SUNGAI GEMURUH JORONG I NAGARI KOTO BANGUN KECAMATAN KAPUR IX

Koramil 07/Kapur IX terus melaksanakan  upaya khusus (Upsus) pertanian dalam meningkatkan swasembada pangan dan memaksimalkan serapan gabah (Sergap) petani di wilayah kec.  Kapur IX kab 50 Kota.  Danramil Koramil 07/Kapur IX Mayor Arm Luud Guntono turun langsung ke sawah melaksanakan panen padi bersama Camat, Ka UPT Pertanian dan Ka BP3K Kapur IX bersama PPL serta Walinagari Koto Bangun dan anggota kelompok tani Sungai Gemuruh jorong I nagari Koto Bangun dengan varitas padi yg ditanam adalah PB-42 di lahan seluas 19 ha. Menjelang saat panen padi sempat terkena terjangan banjir dan mendapatkan serangan hama ulat grayak namun berhasil ditumpas melalui penyemprotan insektisida yang merupakan  bantuan dari Distan Prov Sumbar. Setelah dilakukan pengubinan didapatkan perkiraan hasil panen padi kali ini memperoleh hasil 5,2 ton/ha.

Danramil 07/Kapur IX menyampaikan bahwa kegiatan yg dilaksanakan oleh Koramil 07/Kapur IX ini merupakan upaya sebagai bentuk kegiatan pendampingan kepada para petani saat panen ini bertujuan untuk meningkatkan target swasembada pangan dan menyerap hasil gabah petani.

“Hal ini sebagai salah satu bentuk tugas pendampingan pertanian guna mewujudkan Swasembada di wilayah binaan dan penjabaran dari instruksi yang disampaikan oleh Pimpinan TNI. Pendampingan Upsus pertanian ini diwujudkan dalam bentuk kerja nyata Babinsa untuk turun ke lapangan secara langsung dan sekaligus memotivasi kepada para petani agar tetap menanam padi selain berprofesi sbg petani gambir” pungkasnya.

Seperti diketahui program ‎swasembada pangan merupakan program pemerintahan Presiden Jokowi yang rencananya akan terealisasi di tahun 2017 ini. Program ini harus didukung oleh semua elemen, termasuk di dalamnya adalah TNI.

 

ACARA TRADISI KENAIKAN PANGKAT BINTARA DAN TAMTAMA KODIM0306/50 KOTA

Komandan Kodim 0306/50 Kota Letnan Kolonel Inf Heri Sumitro,S.Pd memimpin acara Korp Raport Kenaikan Pangkat Perwira Bintara dan Tamtama Kodim 0306/50 Kota periode 1 April 2017 sebanyak 11 orang dihadiri oleh Kasdim, Pabung, Perwira Staf, Para Danramil jajaran dan perwakilan anggota Koramil bertempat di lapangan Aula Kodim 0306/50 Kota

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0306/50 Kota Letnan Kolonel Inf Heri Sumitro,S.Pd mengatakan bahwa selaku Komandan Kodim 0306/50 Kota merasa bangga kepada seluruh prajurit yang dapat melaksanakan tugas pengabdian secara sungguh-sungguh. Oleh sebab itu Pimpinan TNI-AD memberikan penghargaan yang sepadan dengan menaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya. Kenaikan pangkat merupakan anugerah dari Tuhan yang maha Esa dan merupakan suatu penghargaan atas dedikasi  dan kerja keras prajurit dalam menjalankan tugas, kenaikan pangkat juga merupakan bagian dari dinamika organisasi yang mendukung makna tersendiri.  Oleh sebab itu prajurit diharapkan agar lebih professional dalam melaksanakan tugas sehari-hari karena tidaklah mudah untuk mencapai apa yang menjadi cita-cita seluruh prajurit Kodim 0306/50 Kota.

Dalam pelasanaan UKP kepada seluruh prajurit Kodim 0306/50 Kota diharapkan pula agar dapat memenuhi standart TNI-AD dalam bidang kesemaptaan jasmani, tetapi bagi personel yang tidak memenuhi standar, maka selaku Komandan Kodim 0306/50 Kota tidak segan-segan untuk menunda kenaikan pangkat prajurit yang bersangkutan. Oleh sebab itu diharapkan kepada setiap prajurit  Kodim 0306/50 Kota yang natinya dipersiapkan untuk UKP, haruslah terus berlatih dan membina fisik dengan baik, sehingga nantinya waktu UKP tidak mengalami kesulitan dalam segi persyaratan administrasinya.

Kepada para Bintara dan Tamtama yang telah dinaikan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi agar dapat memahami dan menyadari makna kenaikan pangkat. Selanjutnya selalu berusaha untuk meningkatkan bobot kwalitas dan tanggung jawab yang lebih besar lagi demi kepentingan TNI-AD, masyarakat, Bangsa dan Negara”. Dengan kenaikan pangkat ini kiranya dapat menambah moril, kesejahteraan dan tentunya kenaikan pangkat ini, tidak membuat prajurit tersebut menjadi sombong atau membanggakan diri, tetapi justru sebaliknya dengan kenaikan pangkat ini maka semakin besar pulah tanggungjawab yang harus diemban.

BABINSA KORAMIL 04/LUAK MELAKSANAKAN PENGAWASAN DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN UPPO DI KELOMPOK TANI FAJAR MENYINGSING


Babinsa Koramil 04/Luak Serda Miswarno dan Serda Ahmad Darwis melaksanakan bimbingan dan pembinaan terhadap kelompok tani Fajar Menyinsing yang bertempat di jorong Balai Gadang Ateh nagari Mungo kecamatan Luak kabupaten Lima Puluh Kota yg medapat bantuan program uppo yang merupakan salah satu program dari dinas pertanian yang berupa hewan ternak, kandang, mesin dan gudang untuk pengolahan kotoran hewan untuk dijadikan pupuk organik yang dikelola langsung oleh kelompok tani, Danramil 04/ Luak Kapten Inf Haryadi selalu menekankan kepada anggota Babinsa yang terkait agar tetap membimbing dan melakukan pengawasan terpadu bersama PPL agar bantuan yg di berikan dapat berkembang tepat sasaran dan hasilnya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

BABINSA KORAMIL 04/LUAK BERSAMA MASYARAKAT SITUJUH MELAKSANAKAN GOTONG ROYONG PEMBERSIHAN JALAN

Kegiatan gotong royong pembersihan jalan sepanjang 500m dijorong bawah kenagarian situjuh ladang laweh kecamatan situjuh, Babinsa Oramil 04/Luak Serka Indra beserta beberapa orang angota dan masyarakat terlihat sangat antusias melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan jalan, Danramil Kapten Haryadi selalu menekankan kepada seluruh anggaota Babinsa agar tetap bekerja sama dengan masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan lingkungan yg sehat dan menjaga kemanan dengan menghidupkan kembali ronda malam.

KEGIATAN SOSIALISASI KESEHATAN PENYAKIT KANGKER SERVIKS DI WILAYAH BINAAN KORAMIL 02/PANGKALAN

Pada hari Jumat tanggal 21 April 2017 Danramil yang diwakili Babinsa Koramil 02/Pangkalan  sertu Darman Dedi menghadiri acara sosialisasi kesehatan tentang kangker serviks yang bertempat di Aula Mess kecamatan Pangkalan kabupaten Lima Puluh Kota dengan narasumber dari dinas kesehatan kabupaten Lima Puluh  Kota dan dihadiri lebih kurang dari 100 orang audien. Masyarakat sangat antusian mengikuti keiatan sosialisasi kangker Serviks karena masayarakat sadar akan bahaya tersebut sehingga dengan mengikuti kegiatan tersebut mengetahui bagaimana cara menjaga dan mencegah terjadinya penyakit tersebut.