KODIM 0306/50 KOTA MELAKSANAKAN KEGIATAN LARI JALANAN

DSC02731Lima Puluh Kota – Minggu Militer yang menjadi agenda wajib bagi setiap prajurit TNI AD tidak disia-siakan oleh prajurit dari Kodim 0306/50 kota dan jajaran koramilnya dalam memelihara kemampuan militernya. Setelah apel pagi Kodim 0306/50 kota melaksanakan kegiatan lari jalanan dengan jarak ± 5 Km di seputaran Kecamatan Harau.

Kegembiraan, keceriaan dan kekompakan yang penuh semangat, tampak dari raut wajah prajurit-prajurit TNI Kodim 0306/50 kota, dengan penuh semangat, antusias di dalam melaksanakan kegiatan lari jalanan dalam mengisi kegiatan pada Minggu Militer di bulan Juli 2015 kali ini.

Komandan Kodim 0306/50 kota Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd, melalui Pasiops Kodim 0306/50 kota Kapten Czi Alseprizal mengatakan, Minggu Militer merupakan agenda wajib bagi setiap prajurit TNI AD, dalam memelihara kemampuan Militer  yang dilaksanakan setiap minggu keempat di setiap bulannya. dalam kegiatan minggu militer kali ini melaksanakan kegiatan seperti lari jalanan.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan ketahanan, serta  kekuatan fisik dan stamina agar semakin baik. Selain itu Lari Jalanan juga bertujuan untuk menjaga kebugaran dan kemampuan individu prajurit, dalam mendukung kesiapsiagaan satuan sehingga dengan kondisi fisik yang prima setiap prajurit dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Selain itu, lari jalanan ini sebagai sarana untuk meningkatkan serta memacu semangat prajurit didalam melaksanakan pembinaan fisik serta menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

PROGRAM SATU JUTA JAMBAN KODIM 0306/50 KOTA

IMG-20150714-WA0062Kodim 0306/50 Kota sesuai pencatatan yang dilaporkan kepada komando atas sebanyak 1043 unit jamban. Sesuai dengan target rencana pelaksanaan pembuatan jambanisasi sebanyak 102 unit jamban keluarga sehat. Untuk unit jamban di berikan secara gratis kepada Masyarakat tidak mampu yang belum memiliki jamban di wilayah Kodim 0306/50 Kota.

Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd menyampaikan sesuai target pembuatan 102 jamban akan di bagi dan di bangun oleh setiap Koramil yang ada di wilayah 0306/50 Kota, ini merupakan program dari TNI yang harus dilaksanakan guna untuk memberikan pelayanan kesehatan pada Masyarakat. Menurut Dandim pelaksanaan jambanisasi ini untuk meningkatkan kwalitas hidup bersih dan sehat bagi Masyarakat di Kabupaten 50 kota dan kota Payakumbuh.

Pembangunan jamban Kodim 0306/50 Kota sampai sekarang ini sudah selesai 19 unit jamban dari 102 yang akan dibangun. Jamban yang dibangun bukan jamban untuk kelompok Masyarakat tetapi jamban keluarga ungkap Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd. Harapan Dandim 0306/50 Kota Program pembangunan jamban ini bisa meningkatkan kualitas kesehatan Masyarakat, sebab sanitasi merupakan kebutuhan dasar Masyarakat.

Pembangunan jambanisasi di percayakan kepada para Danramil yang mempunyai Wilayah setempat. Pembangunan jamban tersebut dikerjakan oleh Babinsa dan anggota Koramil wilayah setempat dibantu bersama keluarga yang mendapatkan pembagian pembangunan jamban tersebut. Pelaksanaan pembangunan jamban tersebut dimulai pada tanggal 09 juni 2015 sampai dengan selesai.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

 

PANEN RAYA DEMLOT PADI KORAMIL 04/LUAK KODIM 0306/50 KOTA

IMG-20150728-WA0027Salah satu lahan pertanian sawah yang menjadi Demplot pertanian Koramil 04/Luak Kodim 0306/50 Kota di Pakan lamo Jorong Tanjung haro Selatan Nagari Sikabu-kabu Tanjung Haro Kec. Luak, Panen Raya Senin 27 Juli 2015. Lahan sekitar 0,25 Ha milik salah seoarang Personel TNI dari koramil 04/Luak Serda Suwondo tersebut membuahkan hasil yang sangat memuaskan dengan pola pengolahan organik murni.

Danramil 04/Luak Kapten Inf Sunarko, UPT Dinas Pertanian Luak Siti Khadijah dan PPL Hidayati mengepresiasi Serda Suwondo, sebab pengolahan sawah tanpa menggunakan pupuk pabrikan dan insektisida maupun pestisida buatan pabrik tersebut membutuhkan kerja keras dan kemampuan meracik bahan-bahan organik kebutuhan tanaman.

 Sejumlah keunggulan dan pola pengolahan lahan dengan system organik murni tanpa sedikitpun pupuk an organik, rasanya lebih menguntungkan bagi para petani. Sebab selain hasil yang memuaskan, kondisi lingkungan juga terjaga ditambah efisiensi biaya” sebut Danramil 04/Luak Kapten Inf Sunarko, hanya saja membutuhkan kerja ekstra untuk mencari bahan-bahan organik untuk diramu menjadi obat tanaman atau untuk memberantas hama. Namun semua bahan-bahan yang dibutuhkan sangat banyak terdapat di sekitar lingkungan petani. Para Babinsa pada umumnya punya kemampuan dan sudah mendapatkan pelatihan untuk membuat ramuan organik, ungakpnya” didampingi Serda Junaidi, sertu Marwan dan Serka Indra saat ikut panen raya.

 Pekerjaan ini diakui oleh Serda Suwondo, mengumpulkan bahan organik itu” saya harus mencari air kelapa, urine sapi, keong dan sejumlah bahan organik lainnya yang dibutuhkan untuk membuat ramuan tersebut” memang butuh waktu hanya saja lebih efisien dalam penggunaan anggaran, selain itu oraganik ramah lingkungan” tambah Serda Suwondo cukup bangga.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

ACARA HALAL BIHALAL KODIM 0306/50 KOTA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd memberikan pengarahan di hadapan prajurit dan PNS jajaran Kodim 0306/50 Kota pada kegiatan Halal Bihalal,  mengawali hari pertama masuk kerja setelah cuti lebaran yang dibagi menjadi dua gelombang, bertempat di lapangan apel Kodim 0306/50 Kota Jl. Raya Nrgara Km. 7 Tanjung Pati.

Dalam arahannya Dandim 0306/50 Kota menyampaikan alhamdulillah dan terimakasih kepada prajurit dan PNS jajaran Kodim 0306/50 Kota dalam keadaan sehat dan kita semua masih dalam lindungan Allah SWT.

Acara tersebut diselenggarakan bersamaan dengan momentum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1436 H/2015 M, sehingga kegiatan tersebut sangat berarti guna mempererat tali silaturahmi antara warga Kodim 0306/50 Kota dengan jajarannya, saling bersalam-salaman, bersilaturahim dan saling memaafan merupakan suatu hal yang sangat baik dan mulia serta terlihat suasana tampak penuh keakraban dan persaudaraan.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0306/50 Kota menyampaikan bahwa Halal Bihalal merupakan ungkapan rasa syukur atas kembalinya fitrah kita sebagai manusia yang seutuhnya, setelah menyelesaikan ibadah puasa sebulan penuh di bulan Suci Ramadhan.  Selama bulan Ramadhan kita telah melaksanakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan ibadah puasa seperti Sholat Tarawih dan ibadah lainnya, hal ini untuk mempertebal keimanan kita.  Untuk itu, sebagai manusia kita kembali lagi pada fitrahnya sebagai manusia seutuhnya.

Terkait dengan tugas kita Kodim 0306/50 Kota berharap agar ibadah puasa yang telah dilaksanakan selama bulan Ramadhan dapat diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dengan meningkatkan kinerja kita dengan sebaik-baiknya. Taati aturan yang berlaku dan hindari pelanggaran, bekerja sesuai norma yang berlaku, sehingga kita bekerja akan lebih baik dan tidak akan merasa terbebani.

Acara ini di hadiri Kasdim, Perwira Penghubung, para Danramil jajaran Kodim 0306/50 Kota, Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0306/50 Kota.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

BUDIDAYA TANAMAN HOLTIKULTURA CABAI COPAY KODIM 0306/50 KOTA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Gebrakan Kodim 0306/50 Kota dalam mendorong pembangunan pertanian di Sumatera Barat kususnya wilayah kabupaten Lima Puluh Kota dan kota Payakumbuh  patut diacungi jempol. Betapa tidak, kesatuan militer angkatan darat di Sumbar tidak hanya bekerja keras mendukung pencapaian swasembada pangan   dengan membuat demplot pertanaman padi dan jagung, tapi   juga berupaya kuat menciptakan  tanaman hortikultura, khususnya komoditi cabe dengan mendorong petani mengembangkan tanaman cabe Kopay.

Tidak tanggung-tanggung, untuk memotivasi petani bertanam cabe, Kodim 0306/50 Kota memanfaatkan   halaman kantornya, jalan Jendral Sudirman Km 7 Tanjung Pati, sebagai demplot   pertanaman. Dengan keterbatasan lahan   dikantor  yang bisa ditanami,   Komandan  Kodim 0306/50 Kota, Letnan Kolonel Inf Heri Sumitro,S.Pd membuat demplot dalam bentuk pertanaman cabe dalam polibag.

Agar petani bisa mendapatkan keuntungan yang besar dalam bertanam cabe, Kodim 0306/50 Kota mengembangkan sistim pertanaman cabe secara organik. Bertanam cabe secara organik dinilai lebih hemat dalam pembiayaan karena berbagai bahan yang diperlukan dalam berbudidaya dapat dibuat sendiri oleh petani.

Cara organik juga akan menghasilkan   buah yang lebih sehat dan aman dikonsumsi. Ini dikarenakan, tiada residu pestisida yang tertinggal pada hasil panen. Berbeda dengan budidaya secara konvensional yang pasti meninggalkan banyak residu kimia pada buah yang dipanen.

Pengolahan lahan merupakan kunci berhasilan budidaya cabai Kopay. Langkah utama yang harus dilakukan adalah pencampuran tanah dengan pupuk kandang dan sekam padi kemudian disemprot menggunakan Rotan/ramuan organik tanaman, trikoderma selang satu hari disemprot menggunakan Roma/ramuan organik hama dan dipermentasikan selama 14 hari. Setelah dipermentasi selama 14 hari tanah dimasukan kedalam polibag dan bibit cabai kopay siap ditanam.

Pembibitan 

Pembibitan juga penting dalam bertanam cabe. Bibit yang dipakai harus yang berasal dari cabe yang terbebas dari serangan hama penyakit. Karena itu,cabe yang akan di jadikan bibit betul-betul harus di pilih dari tanaman cabe yang sehat. Buah yang diambil bakal bibit juga buah yang paling unggul.

Khusus jenis cabe kopay, dipilih buah yang besar dan panjang. Setelah mendapat bibit yang baik,langkah pertama rendam benih biji cabedalam air hangat selama 2-3 menit, langkah kedua rendam biji cabe dalam Roma selama 10-15 menit dan tiriskan, langkah ketiga rendam biji cabe kedalam Rotan + PGPR selama 12 jam. Penyemayan bibit pada bedengan yang juga telah di persiapkan untuk pembibitan.perlakunan bedengan pembibitan adalah pencampuran tanah bawah bambu + pupuk kandang kemudian disemprot dengan Roma dan dibiarkan selama 1-2 hari, hari ketiga disemprot dengan Rotan + PGPR +Tricoderma dan dibiarkan selama seminggu, selanjutkan masukkan tanah kedalam tempat penyemaian  kemudian tebarkan biji cabai yang sudah disiapkan dan disiram dengan Rotan  dan ditutup dengan terpal sampai tumbuh daun pertama setelah tumbuh lima kira-kira usia 2 minggu bibit cabai copay kita pindahkan ke dalam Polibag yang telah disiapkan.

Perawatan

Langkah pertama bibit cabai kopay yang telah ditanam disemprot dengan POC Vegetatif tiap polibag, lNGKh kedua setelah umur 7 hari disemprot dengan Roma, langkah ketiga umur 14 hari disemprot lagi dengan POC Vegetatif tiap polibag, langkah keempat pembuangan tunas air/tunas yang tumbuh dibawah cabang pertama,langkah kelima pemotongan tunas setelah tanaman berdaun 8-10 dengan jarak 1Cm dari tunas, langkah keenam lakukan pemotongan ketika muncul bunga pertamadiatas cabang yang kedua, langkah ketujuh umur 25 hari bibit disemprot dengan Rotan + Trichoderma + POC Vegetatif + Gula1/2 Kg dengan campuran 200 liter air dengan dosis 1 gelas, langkah kedelapan setelah muncul bunga kembali disemprot dengan POC Generatif setiap seminggu sekali bergantian disemprot dengan Roma dan langkah terakhir amati adanya serangan hama dan penyakit dan jika musim kemarau sebaiknya sering disiram daunnya untuk mengurangi serangan kutu, lakukan penyemprotan dengan Roma + bawang putih + cabe rawit merah dan tembakau.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

KODIM 0306/50 KOTA MELAKSANAKAN UPACARA PENGIBARAN BENDERA SANG MERAH PUTIH

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Pada tanggal 13 Juli 2015, Seluruh Prajurit dan PNS Kodim 0306/50 Kota melaksanakan Upacara pengibaran sang merah putih bertempat dilapangan upacara Kodim 0306/50 Kota Jl. Raya Negara Km 7 Tanjung pati Kec. Harau Kab. Lima Puluh kota. Bertindak sebagai Inspektur upacara adalah Dandim 0306/50 Kota Letkol Infanteri Heri Sumitro, S.Pd, dengan Komandan Upacara Kapten Infanteri Haryadi. Selesai upacara dilanjutkan dengan pengecekan personel. Dalam amanatnya Dandim mengatakan agar setiap prajurit mengikuti aturan yang berlaku, jangan berbuat pelanggaran, laksanakan tugas sesuai dengan fungsi dan jabatan masing-masing. Upacara berjalan dengan aman tertib dan lancar.

ANGGOTA KODIM 0306/50 KOTA MELAKSANAKAN KEGIATAN WIRID YASIN

IMG_0003Anggota Kodim 0306/50 Kota melaksanakan kegiatan wirid yasin bertempat di mesjid Taqwa Komplek Kodim 0306/50 Kota. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin tanggal 29 Juni 2015. Acara yang di pimpin oleh Al Ustad Serma H. Idham Khalid ini bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan prajurit kepada Allah SWT dan diharapkan dengan kegiatan wirid yasin ini dapat menambah tingkat disiplin setiap prajurit Kodim 0306/50 Kota. Acara yasinan tersebut di hadiri oleh seluruh Perwira staf dan Danramil beserta anggota jajaran Kodim 0306/50 Kota. Acara berjalan dengan tertib sampai dengan selesai.

LATIHAN GLADI POSKO I KODIM 0306/50 KOTA

IMG_9616

 

Latihan Gladi Posko Kodim 0306/50 Kota dalam Penanggulangan Bencana Alam, di buka Kasi intel 032/Wirabraja Letkol Inf Rekso Sukmono bertempat di Makodim  0306/50 Kota jalan Jl. Sudirman Km 7 Tanjung Pati.

Kegiatan di gelar dalam rangka membantu pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dan kota Payakumbuh dalam mengatasi apabila terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting Beliung yang terjadi di wilayahnya. Latihan gladi posko Penanggulangan Bencana Alam, yang dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 8 s.d 10 Juni 2015.

Menurut Kasi intel 032/Wirabraja Letkol Inf Rekso Sukmono Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI dan melindungi segenap bangsa dan negara. Kemudian tugas TNI selain perang (OMSP) adalah melaksanakan bantuan kemanusiaan.

Dalam kaitan tugas TNI dalam OMSP inilah, Kasi intel 032/Wirabraja Letkol Inf Rekso Sukmono menjelaskan bahwa Kodim 0306/50 Kota agar selalu siap dan selalu dapat membatu Pemeritah Daerah untuk menanggulangi bencana alam, yaitu dalam hal pencarian, penyelamatan korban, penyelenggaran pengungsian serta perawatan, penerimaan dan penyaluran bantuan kemanusiaan. Daerah yang diskenariokan adalah wilayah kota Payakumbuh dan kabupaten Lima Puluh Kota karena daerah tersebut merupakan daerah yang sering terkena bencana alam seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.

Lebih lanjut dikemukakan Kasi intel 032/Wirabraja Letkol Inf Rekso Sukmono wahana latihan yang mendekati realitas dan menjadi prioritas untuk menjawab tantangan tersebut salah satunya adalah melalui Latihan Gladi Posko I tingkat Kodim. Karena latihan ini diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan komandan dan staf dalam merencanakan opersai dan kodal operasi khususnya dalam menyiapkan operasi bantuan kepada Pemda melalui mekanisme prosedur hubungan komando dan staf.

 

KEGIATAN PROXY WAR KODIM 0306/50 KOTA DI UNIVERSITAS POLITANI UNAND PAYAKUMBUH

IMG_9295KODIM 0306/50 KOTA (30/05), Pada hari Sabtu, tanggal  30 Mei 2015,  pukul 09.00 WIB, Kodim 0306/50 Kota melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang peran mahasiswa dalam menghadapi Proxy War, bertempat di aula Politani Payakumbuh. Kegiatan ini  merupakan tindak lanjut dari  perintah komando atas. Pelaksanaan kegiatan sosialisasi Kodim 0306/50 Kota ini  akan dilalukan secara bergiliran di seluruh perguruan tinggi, SMA dan SMP  serta  Organisasi lainnya yang berada di wilayah kota Payakumbuh dan kabupaten 50 Kota.  Kodim 0306/50 Kota telah bekerjasama dengan dinas pendidikan kota Payakumbuh dan kabupaten 50 Kota.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd menjelaskan bahwa Proxy War merupakan perang masa kini di mana salah satu pihak menggunakan pihak ketiga atau komponen lainnya untuk berperang melalui aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial dan aspek lainnya. Menurutnya seiring perkembangan teknologi, karakteristik perang mengalami pergeseran. Perang tidak lagi banyak dilakukan secara fisik. Salah satu bentuk perang yang sedang dan masih akan terus berlangsung adalah perang proxy. Karena Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Letaknya pada garis Katulistiwa menjadikan Indonesia memiliki iklim yang baik untuk bercocok tanam sepanjang tahun.  Indonesia juga kaya akan sumur-sumur minyak, gas, dan simpanan batubara.  Indonesia merupakan sumber energi, sumber pangan, dan sumber air bersih yang akan menjadi incaran kepentingan nasional negara-negara asing di masa depan. Selanjutnya, Dandim juga menyampaikan, tentang  tujuan dilaksanakan sosialisasi ini adalah untuk  memberikan wawasan kepada  para mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa dalam menghadapi ancaman dalam berbangsa dan bernegara, khususnya di wilayah kota Payakumbuh dan kabupaten 50 Kota.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.