Jpeg

Payakumbuh Januari 2015. Kodim 0306/50 Kota menggelar acara Kesenian Reog Ponorogo bertempat lapangan bola jalan Rasuna Said Payakumbuh. Acara ini dihadiri oleh Dandim 0306/50 Kota Letkol Inf Heri Sumitro, S.Pd, Kasdim, Perwira Staf, Para Danramil, Anggota beserta keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Untuk kita ketahui, Reog merupakan salah satu kesenian budaya kota Ponorogo, tepatnya Jawa Timur bagian barat-laut dan merupakan bukti budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat. Reog dikemas secara ringkas dan padat agar dalam waktu pementasan yang  singkat, gerak dimodifikasi, kualitas mutunya tetap terjamin. Tari Warok, Dhadhak Merak, Bujangganong, Jathilan dan Klana Topeng, melakukan kreatifitas gerak tari sesuai dengan keahlian senimannya, sehingga memberikan nuansa baru yang merupakan warisan budaya Indonesia

Di era globalisasi ini semakin banyak masyarakat yang menganggap kesenian khas daerah yang dalam hal ini adalah Reog Ponorogo hanya sebuah kesenian masa lalu yang dianggap kesenian memanggil setan dengan aura mistis. Dan dalam kenyataannya semakin banyak masyarakat yang melupakan warisankebudayaan daerah, dalam hal ini adalah Reog Ponorogo karena semakin majunya hiburan. Reog Ponorogo merupakan kesenian khas daerah Ponorogo yang padaakhirnya akan luntur apabila tidak ada peran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam melestarikan kesenian tersebut.

Selama pelaksanaan kegiatan berjalan dengan aman tertib dan lancar.