IMG20160202105520

Kodim 0306/50 Kota melaksanakan pembinaan teritorial khususnya di bidang  ketahanan wilayah bersama dinas pertanian kabupaten Lima Puluh Kota dengan cara membuka lahan tidak produktif menjadi areal persawahan di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota untuk mendukung program pemerintah terhadap ketahanan pangan nasional. Komandan Kodim 0306/50 Kota Letkol Heri Sumitro mendampingi Kasiterrem 032/Wirabraja Kolonel Inf Jama”ah beserta Kabid Bina Sarana dan Prasarana dinas Pertanian Tanaman Pangan Prov. Sumbar Ir. Syafrizal, kepala dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan perkebunan Ir.Aprizul dan Kabid PSP Kab.Lima Puluh Kota Ir.Irsam meninjau langsung kelapangan yang berada di tiga koramil antara lain Koramil 03/Suliki di kecamatan Bukik Barisan seluas 43,48 Ha, Koramil 04/luah di kecamatan Lareh Sago Halaban seluas 7,55 Ha dan Koramil 07/Kapur IX  di kecamatan Kapur IX  seluas 19,67  dengan total 70 Ha areal persawahan dari target 1.200 Ha yang akan dibuka tahun ini.

Program nasional kerjasama TNI dengan Kementrian Pertanian itu, dilaksanakan dengan optimalisasi oleh TNI, khususnya Kodim 0306/50 Kota,” Dandim Letkol Heri Sumitro SPd menargetkan akan tercetak areal persawahan di kawasan Lubuak Alai dengan menggunakan alat berat  eskavator dan diperkirakan tidak sampai bulan April kelompok tani sudah mulai menanam sawah. Khusus areal persawahan yang dibuka di Maek, memang berstruktur tanah keras. Sementara di Sitanang, terdiri atas lahan campuran, keras dan lunak. Program ini sendiri sudah dikoordinasikan dengan Kodam dan pihak provinsi. Jadi pelaksanaannya terjamin dan menggunakan alat, fasilitas yang terdata dengan baik,

Sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo pada saat Apel Dansat, Danrem dan Dandim di Pangkalan Bun Kalteng (5/12/2014), pemerintah mencanangkan swasembada pangan dalam tiga tahun ke depan harus tercapai. Program ini dapat tercapai dengan cepat apabila mendapat dukungan dari seluruh elemen, terutama pihak TNI. Diharapkan TNI ikut mengawasi, membimbing dan mendampingi petani.

Dandim memerintahkan para Babinsa agar betul-betul turun ke lapangan guna mendampingi  para petani dalam pemanfaatan lahan-lahan tidak produktif (lahan tidur) untuk dimanfaatkan menjadi lahan pertanian. Termasuk juga untuk perikanan dan peternakan yang produktif, sehingga dapat mengoptimalkan hasil pertanian di wilayah Kodim 0306/50 Kota.

Pembukaan lahan tidur dimulai 2 Februari 2016 dengan menggunakan alat berat sebanyak 6 unit yang didampingi oleh anggota TNI. Diharapkan dengan adanya lahan pertanian baru ini bisa membantu masyarakat sekitar untuk meningkatkan taraf hidup lebih layak.