whatsapp-image-2017-02-15-at-09-57-20

PAYAKUMBUH – Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Payakumbuh yang berlangsung, Rabu (15/2) berjalan lancar, aman dan sukses. Artinya, untuk sementara waktu, tidak ada laporan yang diterima pihak Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) adanya gangguan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dapat menganggu jalannya proses Pilkada. Tiga pasang calon yang bertarung merebut kursi BA 1 M dan BA 5 M untuk masa bakti 2017-2022, masing-masing pasangan nomor urut 1 dari jalur independen Wendra Yunaldi-Ennaidi, pasangan nomor urut 2 Riza Falepi-Erwin Yunaz (F-Win) dan pasangan Suwandel Muhktar-Fitrial Bachri (W-Fi). Berdasarkan hasil hitung Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau Form C1 pada hingga Kamis (16/2/2017) pagi, pasangan nomor urut dua unggul dibanding dua kompetitornya. Dari data tersebut, Pasangan Riza Erwin meraih 24.724 suara atau 44.07% dari rekap c1 yang masuk ke KPU Payakumbuh. Kemudian Pasangan Suwandel Muchtar-Fitrial Bachri mendapatkan 20.852 suara atau 37,17%. Sedangkan Pasangan Wendra Yunaldi-Ennaidi hanya mengantongi 10.527 suara atau 18.76%.

Dari data tersebut dapat terlihat, pemilih yang menggunakan haknya pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Payakumbuh itu hanya 56.658 orang atau dengan persentase 68,3%. Sementara dari total suara yang masuk tersebut, yang sah hanya 55.598 suara dan tidak sah 786 suara. Hingga kamis pagi, data yang masuk dalam penghitungan suara melalui Form C1 sudah 98,10% atau 206 dari 210 TPS.

suasana Kota Payakumbuh kondusif setelah pelaksanaan pencoblosan pada pilkada serentak 2017, meskipun dalam pesta demokrasi lima tahunan tersebut terjadi perbedaan pilihan, namun masyarakat tetap mengutamakan kedamaian sehingga tidak terjadi hal-hal yang mengganggu kamtibmas. Hal itu juga menandakan masyarakat kota itu dewasa dalam berpolitik sehingga mereka tidak mau berbuat yang anarkis jika mereka atau calon yang didukung kalah.