img_8478

Kodim 0306/50 Kota kembali meningkatkan upaya kegiatan  swasembada pangan di Kabupaten 50 Kota dan kota Payakumbuh berupa penanaman padi secara serentak yang dilakukan di areal persawahan jorong Koto Tuo nagaro Koto Tuo kecamatan Harau kabupaten Lima Puluh Kota dan kelurahan Padang Kaduduk kecamatan Payakumbuh Utara kota Payakumbuh berjalan dengan lancar

Dandim 0306/50 Kota Letnan Kolonel Heri Sumitro, S.Pd menyatakan bahwa Kodim 0306/50 Kota selama ini terus memerintahkan kepada para Babinsa dari seluruh Koramil jajaran untuk bersama PPL dan warga di Kabupaten 50 Kota dan kota Payakumbuh dalam upaya pendampingan maupun perbantuan untuk bersama sama  mengatasi kesulitan baik pendataan kerusakan, perbaikan dan pengoptimalan sarana irigasi serta penerapan pola tanam “Jajar Legowo” sebagai upaya sinergi dan saling dukung antara Dinas Pertanian dengan Kodim dalam mewujudkan swasembada pangan dengan memaksimalkan peran sumber daya yang dimiliki kedua institusi ini dapat digunakan secara optimal.

Dalam kegiatan tanam padi serentak di kabupaten 50 Kota seluas 3 hektar dihadiri bupati 50 Kota bapak Irfendi Arbi, Dandim 0306/50 Kota Letnan Kolonel Heri Sumitro, S.Pd, Kapolres 50 Kota, Pasi Bakti Korem 032/Wirabraja, Kepala dinas pangan Prov Sumbar atau yg mewakili, Kepala dinas tanaman pangan, Hortikultura dan perkebunan provinsi Sumbar, SKPD terkait sekababupaten 50 Kota, Para Danramil jajaran 0306/50 Kota, Pasiter 0306/50 Kota, Camat Harau serta Wali nagari Koto Tuo, dan Para perwakilan  kelompok tani serta masyarakat setempat. Sedangkan kegiatan tanam padi serentak di kota Payakumbuh seluas 2 hektar dihadiri Plt wali kota Payakumbuh, Dandim 0306/50 Kota Letnan Kolonel Heri Sumitro, S.Pd, Kapolres Payakumbuh, Kajari Payakumbuh, Kepala dinas pangan Prov Sumbar atau yg mewakili, Kepala dinas tanaman pangan, Hortikultura dan perkebunan provinsi Sumbar, SKPD terkait sekota Payakumbuh, Para Danramil jajaran 0306/50 Kota, Pasiter 0306/50 Kota, Camat Payakumbuh Utara serta Lurah Padang Kaduduk, dan Para perwakilan  kelompok tani serta masyarakat setempat.