Koramil 07/Kapur IX terus melaksanakan  upaya khusus (Upsus) pertanian dalam meningkatkan swasembada pangan dan memaksimalkan serapan gabah (Sergap) petani di wilayah kec.  Kapur IX kab 50 Kota.  Danramil Koramil 07/Kapur IX Mayor Arm Luud Guntono turun langsung ke sawah melaksanakan panen padi bersama Camat, Ka UPT Pertanian dan Ka BP3K Kapur IX bersama PPL serta Walinagari Koto Bangun dan anggota kelompok tani Sungai Gemuruh jorong I nagari Koto Bangun dengan varitas padi yg ditanam adalah PB-42 di lahan seluas 19 ha. Menjelang saat panen padi sempat terkena terjangan banjir dan mendapatkan serangan hama ulat grayak namun berhasil ditumpas melalui penyemprotan insektisida yang merupakan  bantuan dari Distan Prov Sumbar. Setelah dilakukan pengubinan didapatkan perkiraan hasil panen padi kali ini memperoleh hasil 5,2 ton/ha.

Danramil 07/Kapur IX menyampaikan bahwa kegiatan yg dilaksanakan oleh Koramil 07/Kapur IX ini merupakan upaya sebagai bentuk kegiatan pendampingan kepada para petani saat panen ini bertujuan untuk meningkatkan target swasembada pangan dan menyerap hasil gabah petani.

“Hal ini sebagai salah satu bentuk tugas pendampingan pertanian guna mewujudkan Swasembada di wilayah binaan dan penjabaran dari instruksi yang disampaikan oleh Pimpinan TNI. Pendampingan Upsus pertanian ini diwujudkan dalam bentuk kerja nyata Babinsa untuk turun ke lapangan secara langsung dan sekaligus memotivasi kepada para petani agar tetap menanam padi selain berprofesi sbg petani gambir” pungkasnya.

Seperti diketahui program ‎swasembada pangan merupakan program pemerintahan Presiden Jokowi yang rencananya akan terealisasi di tahun 2017 ini. Program ini harus didukung oleh semua elemen, termasuk di dalamnya adalah TNI.