Pangdam 1/Bukit Barisan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo,S.I.P. melaksanakan kunjungan kerja perdana di Batalyon 131 Braja Sakti pada Kamis 29-03-2018.Kedatangan Pangdam 1/Bukit Barisan yang didampingi Danrem 032/WBR Brigjen TNI Mirza Agus Fajri,S.I.P.  disambut oleh Danyon 131/Brs  didampingi oleh Dandim 0306/50 Kota, Dandim 0304/Bukit Tinggi, Dandim 0305/Pasaman, Dandim 0307/Tanah Datar, Danden Zipur 2/PS dan seluruh Perwira Batalyon 131/Brs.

Bertempat di Lapangan Krida Batalyon Infanteri 131/Brs Mayjen TNI Ibnu Triwidodo,S.I.P memberi pengarahan kepada seluruh prajurit jelang memasuki kondisi politik praktis, TNI atau prajuritnya dilarang untuk terlibat mendukung calon atau partai politik.Beliau menegaskan bahwa keterlibatan dalam politik praktis tersebut tidak ada hubungannya dengan tentara.

Membela keutuhan NKRI dan berbakti kepada Negara adalah tugas kita. Tidak ada yang boleh melibatkan diri dan menggadaikan sumpah dan janji hanya sekedar untuk sesuap nasi atau selembar kertas,” kata Pangdam I/Bukit Barisan di hadapan ratusan prajurit dilapangan Krida Yonif 131/Braja Sakti.

Mayjend TNI Ibnu Triwidodo,S.I.P. juga mengimbau kepada semua pihak yang terlibat politik praktis ini untuk tidak ada yang boleh menarik prajuritnya ikut politik .Juga meminta kesolitan TNI dan aparat untuk saling mengingatkan agar tidak terlibat politik nantinya .Jangan berandai-andai kalau ada prajurit yang terlibat. Untuk aturannya sudah ada dan jelas bagi yang terlibat nanti akan ada prosedurnya.

Selain itu, kepada seluruh prajurit dihimbau untuk tidak boleh mati sia-sia karena narkoba, kecelakaan Lalin atau berkelahi di luar tugas seorang prajurit. Kemudian mengajak para prajurit untuk tekun dalam bertugas dan membaktikan dirinya kepada bangsa dan negara.