Makodim 0306/50 Kota Korem 032/Wbr melaksanakan komunikasi sosial terhadap berbagai elemen masyarakat yang ada di wilayah teritorial kodim 0306/50 Kota meliputi  Kota Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Senin 16 September 2019 pukul 09.30 – 11.40 Komandan Kodim 0306/50 Kota Letnan Kolonel Kav Solikhin S.Sos, M.M membuka secara resmi kegiatan komsos dengan tema ” MELALUI PEMBINAAN KOMSOS TANGKAL RADIKALISME /SEPARATISME , KITA PERKOKOH MENTALITAS DAN PEMAHAMAN IDEOLOGI PANCASILA GUNA MENCEGAH ANCAMAN BAHAYA RADIKALISME /SEPARATISME DALAM RANGKA MEWUJUDKAN ALAT JUANG PERTAHANAN YANG TANGGUH.”

        Komandan Kodim Letkol Kav Solikhin menyampaikan selamat datang di Makodim, dan menyampaikan bahwasanya kegiatan komsos ini merupakan wadah bagi Kodim 0306/50 Kota menyampaikan perihal menanamkan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada semua perwakilan elemen  masyarakat , dan perwakilan pemerintahan serta  sarana untuk saling bertukar informasi dan masukan perihal tentang Radikalisme/Separatisme  menurut analisa dan pengetahuan masing – masing undangan yang mewakili elemen masyarakat ataupun pemerintahan.

        Adapun perwakilan elemen masyarakat dan pemerintahan yang diundang diantaranya Kakesbangpol Payakumbuh Buddi Permana menyampaikan bahwasanya hingga saat ini tidak ada indikasi adanya kelompok – kelompok radikal dan jika ada akan dipantau melalui badan Forum komunikasi intelijen daerah(Forkopinda) serta Kesbangpol selalu intens berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), perwakilan MUI 50 Kota Buya Nasrul Rasyid menyampaikan umat Islam merupakan agama yang menghormati kebebasan beragama sesuai UUD 1945 Pasal 29 ayat 1 dan ayat 2. Buktinya Piagam Jakarta menunjukan keharmonisan  umat beragama, dari Pendeta HKBP Pdt T.Harahap S.Th menyampaikan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan ini serta menyampaikan bahwasanya Gereja merupak keluarga, sehingga keluarga dulu dibenahi baru ke ranah yang lebih besar, dari Mahasiswa Poltan sdr Fauzi Hazri menyampaikan mahasiswa akan membela kepentingan rakyat , dan telah menerima pembekalan kedisiplinan dan bela negara oleh TNI di secata B Padang Panjang serta berharap kegiatan tetap dilaksanakan sebagai media untuk pembelanjaran di luar kampus, sedangkan Kemenag Payakumbuh Arham menyampaikan radikal adalah radi artinya akar,  lisme artinya perubahan secara drastis dengan menghalalkan segala cara sedangkan  Islam mengajari berbagi dengan sesama maupun mahkluk hidup.

        Diakhir kegiatan Kasdim 0306/50 Kota Mayor Czi Manat Sianturi S.Kom,S.H menyampaikan bahwasanya saat ini radikalisme terjadi dikarenakan karena dengan mudahnya masyarakat dipengaruhi melalui perkembangan teknologi serta masyarakat merasa tidak ada keadilan sosial , politik,  hukum sehingga terjadi kesenjangan sosial terlalu jauh antara masyarakat yang satu dengan masyarakat lainnya, Diakhir kegiatan dilanjutkan dengan sesi photo bersama .

        Adapun yang hadir pada kegiatan tersebut diantaranya selain pembicara diatas juga ada perwakilan Satpol PP 50 Kota dan SatpoL Payakumbuh, tokoh agama, tokoh adat dan para mahasiswa Poltan .